Hidup bukan hanya tentang kebahagiaanmu sendiri, namun tentang berbagi kebahagiaanmu bersama orang lain
Selasa, 23 Juli 2013
Rabu, 12 Juni 2013
Aku Memilih Setia
Song by : Fatin Shidqia Lubis
Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki. . .
Inilah akhirnya harus ku akhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun kutahu cintamu lebih besar darinya
Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau ku sadar tulusnya rasa cintamu
Takkan mungkin untuk membagi cinta tulusku
Dan aku memilih setia. . .
Seribu kali logika untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku kan memilih ... kan memilih kamu
Kamis, 16 Mei 2013
Karena Tugas Cintaku Terbatas
Oleh : Pratu Mhd.
Hari A.
Hari
itu 27 April 2013 adalah hari terakhirku di pulau Jawa, karena aku harus
menjalankan tugas negara ke Maluku tepatnya di Obi. Berat rasannya meninggalkan
keluarga, teman-teman dan kamu Edelweisku Aninda. . . sebenarnya aku sangat
mengharapkan kedatanganmu ke Armatim, tapi aku memahami bahwa saat itu keadaan
memang tidak memungkinkanmu untuk datang kesana. Mungkin aku tidak bisa setiap
hari memberimu kabar, karena memang ditempatku bertugas tidak ada sinyal. Tapi aku
berharap kamu akan selalu menungguku pulang Edelweisku. . .
Sekitar
pukul 10.00 kami berangkat menggunakan KRI 973 menuju Kalimantan, berat rasanya
meninggalkanmu disana. Tapi semua ini aku lakukan demi masa depanku dan kamu. Tidak
ada banyak hal yang bisa aku lakukan dikapal selain berkumpul bersama
teman-temanku, mencari sinyal untuk memberimu kabar, melihat foto-foto kita
bedua dan membaca surat yang sempat kamu tulis untukku.
Setelah beberapa hari akhirnya
kapal kami bersandar di Kalimantan, sedikit lega karena aku bisa mendengar
suaramu dan mengetahui keadaanmu baik disana. Keesokan harinya kami melanjutkan
perjalanan ke Ambon, masih tetap sama dengan keadaan sebelumnya “tanpa sinyal”.
Setelah
hari ke-10 akhirnya kapal kami sampai di Ambon, dan aku bangga karena sampai
hari itu kamu masih menungguku. Kembali mendengar suaramu dan mengetahui
kabarmu baik disana.
Perjalanan kami lanjutkan
ketempat penugasan yaitu Obi. Sesampainya disana ternyata memang benar susah
untuk mendapatkan sinyal, sesekali aku berusaha memberimu kabar walaupun Cuma SMS
yang harus kukirim berkali-kali.
Jangan pernah lelah dan bosan
menungguku Edelweisku, jangan biarkan empat tahun kita sia-sia. Banyak orang
yang mengatahui nama kita, tapi mereka tidak mengetahui tentang cerita kita. Jarak
yang menghalangi kita tidak akan pernah menghilangkan rasa sayangku kepadamu, karena
jarak hanya memisahkan raga kita bukan hati kita. Semoga kamu sabar menantiku
dengan keikhlasan. . .
Minggu, 21 April 2013
Cinta Tak Direstui
Kita memang saling mencinta
Juga saling menyayangi
Namun ada yang menghalangi
Cinta kita tak direstui
Bukannya aku tak mengerti
Akan kasih suci kita ini
Tapi aku tak mengingini
Cinta yang tak direstui
Dalam cinta terbersik keinginan saling memiliki
namun perlahan-perlahan batu besar menghadang
cinta ini pun terbawa ombak besar dan menghanyutkan
semua harapan yang terjalin lama
Saat kedua orang tua menghadang jalan cinta ini
harapan tak lagi berjalan kiasan bayangan kan indahnya
masa depanpun lenyap,dimanakah aku harus mengadu
Hanya asa yang saat ini kurasa
Asa yang slalu menghantui
Membiarkanmu menjadi miliknya
Sudahlah, cinta kita tak direstui
Rabu, 03 April 2013
Selasa, 02 April 2013
Cantiknya Seorang Wanita
Wanita dan kecantikan sangat sinonim. Dua-dua ini tidak akan terpisah dan tidak boleh dipisahkan. Kecantikan adalah aset dan lambang kewanitaan.
Wanita yang berasa dirinya tidak cantik akan berasa sedih dan merendah diri. Mereka mudah malu dan hilang keyakinan berhadapan dengan orang ramai. Mereka seakan berasa persepsi orang terhadap mereka buruk-buruk belaka.
Berbeda dengan wanita yang cantik. Langkah mereka penuh dengan gaya dan bertenaga. Senyuman mereka tidak putus-putus menghiasi waja. Sungguh berkeyakinan. Mereka sentiasa yakin bahawa orang ramai suka melihat diri mereka.
Tapi ingat satu perkara...
"Wanita yang
tidak cantik luar tetapi cantik dalam masih lagi dapat dilihat
kecantikannya. Berbanding wanita yang cantik luar tapi buruk dalam,
mereka hodoh sebenarnya!"
Kecantikan itu aset dan keagungan wanita. Ketahuilah bahawa kecantikan seorang wanita bukan terletak pada wajahnya tetapi kelembutan jiwanya!
Saya tertarik satu rangkap daripada lirik lagu
"Sedarilah insan istimewa,
Bahawa kelembutan bukan kelemahan,
Bukan jua penghinaan dari Tuhan,
Bahkan sebagai hiasan kecantikan"
Apabila kecantikan pun perlukan perhiasan, maka kecantikan itu belumlah sempurna. Maka kita tahu kecantikan itu tidaklah cantik tanpa kelembutan jiwa dan tingkah lakunya. Rasulullah SAW juga pernah mengingatkan kita, bahawa paras rupa juga bukanlah suatu nilaian yang hakiki. Fizikal bukanlah fokus pandangan Ilahi tetapi ianya terletak di dasar hati seorang hamba.
Daripada Abu Hurairah Abd ar-Rahman bin Sakhr RA katanya: "Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh badan dan rupa paras kamu, tetapi dia melihat jantung hati (niat) kamu."
(Hadis Riwayat Muslim)
(Hadis Riwayat Muslim)
Fikirkan
Cantikkah seorang gadis remaja yang sering melepak dan berpeleseran di luar sana?
Cantikkah seorang isteri yang sering derhaka dan melawan cakap suami?
Cantikkah seorang ibu yang sering menengking dan mendera anaknya?
Cantikkah seorang wanita yang gemar mengeluarkan kata-kata keji dan kesat?
Cantikkah wanita yang berpakaian dan berperangai seperti lelaki?
Tidak walaupun sesekali.
Wanita yang hilang sifat kelembutan jiwanya akan menenggelamkan kecantikan luarannya.
Bahkan seorang wanita yang lembut jiwa, malu apabila dirinya kelihatan cantik kerana lembut jiwa ia hanya menumpu kasih pada bakal sang suami. Bukan lelaki ajnabi. Mereka tidak rela 'cantik' mereka dinodai oleh mata-mata asing. Hatta lelaki yang bersifat 'kaki perempuan' juga lebih memilih seorang wanita yang bijak dalam tindakannya, indah tutur bicaranya dan mulia perilakunya.
Jangan cemburu apabila diri mu tidak cantik duhai wanita kerana cantikmu bukan di situ. Tetapi di dalam hati. Lelaki yang baik akan menilai hatimu yang cantik bukan rupamu.
"Pandangan mata selalu menipu
Pandangan akal selalu tersalah,
Pandangan nafsu selalu meluluh,
Pandangan hati itu yang hakiki,
Jika hati itu bersih..."
Hiraukan kata-kata cemuhan dan sindiran. Kerana mereka buta mata hati. Percayalah hanya jodohmu akan bijak menilai dirimu. Justeru, tidak perlu bersusah payah bersolek sebelum nikah, tetapi bersusah payahlah untuk membina 'cantik' serinya yang bermula dari hati.
Sesungguhnya hati yang bersih akan mencerminkan keindahan peribadi, dengan cerminan itulah dirimu lebih cantik daripada wanita yang hanya cantik dipandang semata-mata namun 'kurang cantik' dalam menghiasi diri dengan kemuliaan akhlak.
Senyumlah, dan jadilah wanita yang cantik pada pandangan Allah.
Copas - Artikel iluvislam
Antara Tugas dan Cinta
Masih tetap kamu, yang menjadi pewarna dalam hari - hariku
Dengan tawa, dengan tangis dan dengan rasa yang tidak aku mengerti
Tak peduli bagaimana akhir dari semua ini
Entah kau jodohku atau bukan, yang terpenting adalah engkaulah yang selama ini aku peruangkan
Dan waktu yang akhirnya akan menunjukkan sepantas apa kamu untuk kutunggu dan selayak apa aku untuk kau tuju
Dengan tawa, dengan tangis dan dengan rasa yang tidak aku mengerti
Tak peduli bagaimana akhir dari semua ini
Entah kau jodohku atau bukan, yang terpenting adalah engkaulah yang selama ini aku peruangkan
Dan waktu yang akhirnya akan menunjukkan sepantas apa kamu untuk kutunggu dan selayak apa aku untuk kau tuju
Rabu, 03 Oktober 2012
Sepenggal Kisah Manis Wisudaku....
Pada hari Sabtu 22 September 2012, saya sangat bahagia karena mendapatkan anugerah yang luar biasa dari Allah SWT. Mungkin, bagi sebagian orang, anugerah itu biasa saja, tetapi bagi saya, pemberian Tuhan tersebut jauh melebihi dari angan-angan saya. Setelah berjuang dan menuntut ilmu selama tiga tahun akhirnya saya wisuda.
Sekitar pkl 06.15 bapak, ibu dan saya berangkat menuju gedung Samantha Krida dimana tempat saya akan melaksanakan wisuda dan sekitar pkl 07.00 kami sampai digedung. Setelah mengantar bapak dan ibu menuju pintu samping kemudian saya dan teman-teman langsung masuk menuju gedung melalui pintu utama.
Acara prosesi wisuda akan dimulai pkl 08.00, rasa deg-degan, cemas, was-was bercampur jadi satu tapi sedikit terobati dengan canda tawa teman-teman saat itu yang hanya berjumlah 18 orang.
Dan acara yang dinantikan tiba, satu persatu kami dipanggil keatas panggung untuk menerima ijazah dan ucapan selamat dari pak Rektor. Rasa bangga, sedih, terharu yang saya rasakan saat itu. Bangga karena saya menjadi satu-satunya lulusan pertama dari jurusan saya yakni D3 Pariwisata, sedih karena saya akan berpisah dengan teman-teman dan terharu karena melihat kedua orang tua yang tidak sia-sia berkorban selama tiga tahun saya kuliah.
Setelah acara prosesi wisuda selesai, kami melanjutkan acara difakultas dengan orang tua masing-masing sekaligus untuk menerima Transkrip dari ketua Vokasi.
Beribu kata terima kasih saya ucapkan kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kelancaran serta kemudahan kepada saya dalam menjalani kuliah selama tiga tahun sampai wisuda saat ini.
Kepada kedua orang tua yang dengan sabar, rela berkorban serta mendukung saya selama tiga tahun kuliah.
Kepada semua teman-teman wisudawan periode pertama, terimakasih atas segala dukungan, bantuan selama saya mengurus wisuda........
Sabtu, 02 Juni 2012
Aku dan Perasaanku
Kadang, sebelum mataku bisa terpejam, aku selalu memikirkan banyak hal
Tentang hari-hariku
Tentang hidupku
Tentang masa depanku
Setiap aku membayangkan hal yang terakhir tadi, aku selalu ketakutan
Kadang aku selalu merasa aku tidak akan bisa menjalankan hidupku esok hari
Akankah esok datang?
Akankah mimpiku terwujud?
Apakah aku bisa menjalani keseharianku esok?
Selalu banyak cobaan yang terpampang di wajahku
Bahkan beberapa diantaranya selalu mengekoriku
Banyak hal yang sudah aku lakukan untuk diriku dan hidupku
Banyak yang bahkan kalian tidak tahu
Aku takut.
Akankah matahari bersinar esok hari?
Akankah matahari bersinar esok hari?
Perihnya yang ku rasa
Saat ku tak bisa memiliki senyummu
Senyum yang selalu melintas dan dengan indahnya
Namun selalu pergi dan berlalu
Aku bagaikan malam yang tak berbintang
Bagai malam yang tak bercahaya
Langit lebar membentang
Namun ku tak sanggup meneranginya
Jika kau tahu perasaanku
Akankah kau akan mengerti ?
Aku hanya diam dan membisu
Yang selamanya akan tetap begini
Saat ku tak bisa memiliki senyummu
Senyum yang selalu melintas dan dengan indahnya
Namun selalu pergi dan berlalu
Aku bagaikan malam yang tak berbintang
Bagai malam yang tak bercahaya
Langit lebar membentang
Namun ku tak sanggup meneranginya
Jika kau tahu perasaanku
Akankah kau akan mengerti ?
Aku hanya diam dan membisu
Yang selamanya akan tetap begini
KEGAGALAN BERBUAH IMAN
Tuhan…
dia terlalu indah tuk dilupakan…
terlalu sedih jika dikenang…
betapa hatiku bersedih…
mengenang semua yang berasal darinya…
Tuhan…
masih membekas bayangan akan dirinya…
yang telah mengisi relung hatiku…
disetiap sapaannya… serta disetiap kata-katanya…
mengandung keceriaannya…
Tuhan…
hamba memang lemah…
tapi mengapa dia memberikanku harapan?
seraya harapannya aku pun langsung melayang…
langksana burung yang bebas kemana-mana…
Tuhan…
kini ku telah jatuh dari langit dan hancur berkeping-keping…
tertembak oleh peluru yang tepat pada bagian sayapku…
sekarang aku pun tau… harapan itu palsu…
sayapku pun sudah rapuh dan tak bisa terbang kembali…
Tuhan…
andaikan hamba boleh memilih…
hamba kan memilih menjadi bagian dari lautan-Mu…
karena sekalinya ternodai…
ia kan cepat kembali bersih dan tertata seperti semula…
Tuhan…
apabila ini sudah menjadi takdir hamba…
hamba harap agar Engkau membimbingku pada jalan yang benar…
jangan Kau sesatkan hamba karena kegagalan seperti ini…
hamba yakin dengan kegagalan ini… agar hamba menjadi lebih beriman pada-Mu…
>>puisi puisi islami
Ketika Hati Menangis
Tuhanku….
ketika hati menangis, hanya kau saja yg tahu
Tuhanku….
Ketika mereka meninggalkan aku sendiri
Ketika dunia tiada simpati, Kau tetap mendengar rintihanku
PadaMu tempatku menagih kasih
Ketenangan kurasa mendekatiMu
Syahdu malam tak terasa sunyi
Tuhanku….
Ketika aku dalam kepayahan, dalam kesendirian dihimpit cobaan
Kau beri aku kesabaran, pengalaman mengajar arti kematangan
Lantas Kau membuka pintu hatiku, untuk memberi kemaafan
Tuhanku….
Ketika aku buntu
Kau berikan aku kekuatan, kau tunjukkan aku jalan
Kau tak biarkan aku sendirian
Tuhanku….
Yang Maha Pengasih, Rahmatmu tak terkira
Syukurku melangit pun tak tercapai
Sungguh aku merasa berdosa karena dulu sering lalai
Semoga penyesalanku Kau terima
by UKMI AL HIDAYAH - UNJANI
Selasa, 29 Mei 2012
Antara Tugas dan Cinta
Temaram lampu meredup, senyap...
Suara angin menyelusup, sunyi.., serasa mati...
Aku tertuntuk menunggu penuh sangsi,
entah kapan kau datang, aku tak tau...
Malam terasa panjang,
Begitu lambat waktu berjalan,
Berat rasa kepalaku ini, dan mataku...
Entah apa yang terjadi pada mata,
ini tetesan terbuang tak tersisa...
Aku masih tertunduk mengharap
Detak langkah menghampiriku,
tapi kau tak datang.
Kau biarkan aku menanti sendiri
tanpa belas kasih...
Suara angin menyelusup, sunyi.., serasa mati...
Aku tertuntuk menunggu penuh sangsi,
entah kapan kau datang, aku tak tau...
Malam terasa panjang,
Begitu lambat waktu berjalan,
Berat rasa kepalaku ini, dan mataku...
Entah apa yang terjadi pada mata,
ini tetesan terbuang tak tersisa...
Aku masih tertunduk mengharap
Detak langkah menghampiriku,
tapi kau tak datang.
Kau biarkan aku menanti sendiri
tanpa belas kasih...
Sama seperti apa yang kualami, untuk ke-2 kalinya aku ditinggal dan merelakan dia pergi untuk melaksanakan tugas negara. Sekitar 3 tahun yang lalu, sebut saja namanya Pratu Ody, selama satu tahun dia meninggalkanku untuk pergi tugas ke Papua, berat rasanya merelakan orang yang kita sayang untuk pergi jauh. Namun ada kebanggaan tersendiri ketika dia dipercaya untuk melaksanakan tugas negara.
Tepat pukul 00.00, malam itu dia menghubungiku untuk pamit berangkat ke Papua. Saat itu hanya air mata dan doa yang dapat kuberikan kepadanya. Sepanjang perjalanan dia terus menelfonku sambil terus berkata agar aku ikhlas dan sabar menunggu sampai tiba waktunya dia pulang nanti. Dia juga berpesan agar aku tidak lupa untuk mejaga diri, serta menjaga kewajiban 5 waktuku.
Setelah beberapa hari, akhirnya dia sampai di Papua, keadaan sudah berbeda ketika dia berada di Jawa. Seminggu sekali, bahkan satu bulan sekali dia baru bisa menghubungiku, menanyakan kabar dan saling melepas rasa rindu. Namun semua berubah setelah dia bertugas selama kurang lebih enam bulan. Tidak ada lagi kabar darinya, tidak ada SMS atau telefon yang dia berikan kepadaku. Dan sampai akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan jarak jauh ini.
Namun, kisahku ini terulang untuk ke-2 kalinya. Sebut saja dia Sertu Andi, seorang prajurit yang tinggal di Bandung. awalnya kami hanya berkenalan lewat situs jejaring sosial, namun pada awal perkenalan kami dia langsung mengatakan bahwa ingin menikahiku. Tapi aku tidak percaya begitu saja, aku menawarkan persyaratan kepadanya, yakni apabila dia serius dengan perkataannya dia harus langsung datang menemuiku dan menemui kedua orang tuaku. Ternyata benar, dia memang tidak main-main dengan ucapannya. Hari itu 18 Mei 2012 dia datang menemuiku, awal pertemuan yang baik karena dia mengatakan bahwa dia memang mengagumiku.
Tapi dibalik itu semua ternyata ada satu hal yang belum aku ketahui,
ya...tepatnya akhir bulan dia akan ditempatkan tugas di perbatasan Indonesia - Malaysia. Apa mau dikata, aku hanya berjanji kepadanya bahwa aku akan menunggunya sampai dia pulang nanti.
Dan setelah pertemuan itu, tiba-tiba dia berubah. Tidak ada lagi kabar darinya, bahkan saat akan berangkat dia tidak memberitahuku. Beberapa hari kemudian aku mendengar berita ternyata dia sudah berada di Kalimantan.
Mungkin semua penantian panjangku kepada prajuritku memang sia-sia, namun ada rasa bangga tersendiri saat aku menjadi motivasi bagi mereka dan pernah menjadi bagian dari hidup dan dunia mereka.
Senin, 14 Mei 2012
Why I Love Him?
Jumat, 04 Mei 2012
kOrb@N wAn!Ta, 06
Wanita…. Lembut bagai sutra namun tajam bagai Bisa..
Wanita.. Hadir bagai warna namun merubah pola yang ada..
Wanita… Sejuk bagai angin surga namun panas baK neraka…
Wanita.. Kau Bagai malaikat pelipur lara sekaligus pencabut nyawa…
TuhaN MENGAPA ENGKAU ciptakan wanita jika hanya tuk melukis dukA…
Oh..Wanita Hatimu lembut bagai salju namun mampu hancurkan hati sekeras batu…
Wanita…. Pemberi cinta dan derita…
Jika kuingat dirimu seakan tak ingin lagi kukenal wanita ..
Wanita .. Pemberi bahagia ataukaH NESTAPA…
DERITA YANG KAU UKIR DI HATI dan KAU SAYAT….
TAK AKAN KULUPA HINGGA AKHIR HAYAT...
Untukmu yang belum sempat menyampaikan kata-kata ini untukku, baru ku sadri ternyata kau begitu tersakiti... >>>wachjoedi.....
Kamis, 05 April 2012
Kunjungan wisataku... ^_^
Menjelang hari terakhir OJT ku, alhamdulillah aku dan teman^^ku masih diberi kesempatan untuk jalan-jalan bersama orang dinas. Hari itu 4 April 2011 aku diajak untuk melakukan kunjungan wisata ke Desa Wisata Pentingsari, Kaliurang Sleman, Museum Gunung Merapi, Museum Ullen Sentalu, dan Rumah Teletubbies atau Rumah Dome....
Seneng banget rasanya, meskipun cuma sehari tapi aku dan teman-temanku bisa menikmati empat obyek skalipun. Seharian jalan-jalan tidak terasa lelah sama sekali,dan meskipun hujan tapi kita tetap bersemanagat....
Benar-benar pengalaman yang ga' akan terlupakan sekalipun cuma sekali kami melakukan kunjungan. Bertemu dengan pejabat penting, dengan Guide professional, benar^^ menjadi pengalaman tesendiri bagiku....
Selasa, 20 Maret 2012
Jarak Itu Menjaga Aku dan Dia
Dalam diam, perasaan itu hadir di hatiku
Seperti insan lain, aku jua merasai perasaan itu. Perasaan yang bukan baru semalam berputik, tetapi telah hampir 5 tahun aku pendam. Aku sering tertanya-tanya salahkah untuk aku mempunyai perasaan yang bukan aku reka atau cipta, perasaan yang hadirnya tak pernah aku paksa, perasaan yang tak berubah sedikit pun walau banyak dugaan menimpa. Namun dalam aku melangkah menyusuri perasaan itu, aku sering dilanda rasa khuatir. Aku khuatir andainya rasa cinta ini melebihi rasa cintaku pada-Nya. Aku khuatir andai rindu yang aku pendam melebihi rinduku pada-Nya. Diri ku dan dia diikat dengan satu ikatan di dalam hati. Ikatan yang tak perlu aku dan dia lafaz melalui bicara kata.
Cukuplah rasa ini aku pendam dan dia juga memendam rasa yang sama. Jasad aku dan dia beribu batu terpisah. Hati aku dan dia juga beribu batu menjauh. Kini, wajahnya pun mungkin telah menjadi samar-samar di ingatanku. Suaranya seperti ku ingat-ingat lupa di telingaku. Rinduku padanya yang tidak menentu telah menjadi rindu yang ada hala tuju.
Saat aku dan dia menjauh
Pernah satu ketika dulu, aku kecewa dengan keadaan ini. Aku rasa seperti tidak sempurna dengan ketidakhadiran dia disisi. Namun kini, aku mengerti mengapa dia makin menjauh dari aku. Aku hormat keputusannya kerana aku tahu semua ini dia lakukan demi kebaikan aku dan dia.Teringat aku bicaranya tentang kisah kami. Kami dipertemukan dalam keadaan yang aneh sekali. Dalam keadaan saling tidak mengenali, perasaan yang tidak disangka-sangka hadir dalam diri kami. Sehingga kini, aku masih tidak mengerti bagaimana perasaan itu hadir dan bercambah sehingga ke saat ini.
Oleh itu, aku megerti mungkin pertemuan yang aneh ini harus jua dilalui dengan jalan yang aneh. Biarlah 'JARAK' ini menjadi penjaga bagi aku dan dia. Biarlah ingatanku tentang dia yang makin samar-samar di dalam hatiku menjadi penguat hubungan aku dengan ya-Rabb. Aku yakin dengan rencana yang telah tertulis untukku. Aku yakin jika tertulis jodoh antara kami, sejauh mana aku dan dia berlari menjauh, kami akan dipertemukan jua di garisan takdir antara kami nanti.
Jarak ini menjaga aku dan dia
Kini aku semakin mengerti, 'JARAK' ini bukan untuk menghukumku. Tetapi 'JARAK' ini untuk menjaga aku dan dia. Dengan 'JARAK' ini aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi yang lebih baik. Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk memperbaiki cinta kepada Illahi.Dengan jarak ini aku dan dia berjanji untuk mencintai Pencipta kami lebih dari segalanya. Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk mendalami Islam hingga ke akar umbi. Dan Dengan JARAK ini jua aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti, aku dan dia akan lebih bersedia untuk melayari semua ini dengan jalan yang diredhai.
Terima kasih Ya Allah kerana memberi peluang kepadaku melalui jalan-Mu ini. Terima kasih kerana memberikan JARAK itu kepada aku dan dia.
"Ketahuilah hanya dengan mengingati Allah, hati akan menjadi tenang"
(Ar-Ra'd 13:28 )
Copy Of Artikel iluvislam.com
Seperti insan lain, aku jua merasai perasaan itu. Perasaan yang bukan baru semalam berputik, tetapi telah hampir 5 tahun aku pendam. Aku sering tertanya-tanya salahkah untuk aku mempunyai perasaan yang bukan aku reka atau cipta, perasaan yang hadirnya tak pernah aku paksa, perasaan yang tak berubah sedikit pun walau banyak dugaan menimpa. Namun dalam aku melangkah menyusuri perasaan itu, aku sering dilanda rasa khuatir. Aku khuatir andainya rasa cinta ini melebihi rasa cintaku pada-Nya. Aku khuatir andai rindu yang aku pendam melebihi rinduku pada-Nya. Diri ku dan dia diikat dengan satu ikatan di dalam hati. Ikatan yang tak perlu aku dan dia lafaz melalui bicara kata.
Cukuplah rasa ini aku pendam dan dia juga memendam rasa yang sama. Jasad aku dan dia beribu batu terpisah. Hati aku dan dia juga beribu batu menjauh. Kini, wajahnya pun mungkin telah menjadi samar-samar di ingatanku. Suaranya seperti ku ingat-ingat lupa di telingaku. Rinduku padanya yang tidak menentu telah menjadi rindu yang ada hala tuju.
Saat aku dan dia menjauh
Pernah satu ketika dulu, aku kecewa dengan keadaan ini. Aku rasa seperti tidak sempurna dengan ketidakhadiran dia disisi. Namun kini, aku mengerti mengapa dia makin menjauh dari aku. Aku hormat keputusannya kerana aku tahu semua ini dia lakukan demi kebaikan aku dan dia.Teringat aku bicaranya tentang kisah kami. Kami dipertemukan dalam keadaan yang aneh sekali. Dalam keadaan saling tidak mengenali, perasaan yang tidak disangka-sangka hadir dalam diri kami. Sehingga kini, aku masih tidak mengerti bagaimana perasaan itu hadir dan bercambah sehingga ke saat ini.
Oleh itu, aku megerti mungkin pertemuan yang aneh ini harus jua dilalui dengan jalan yang aneh. Biarlah 'JARAK' ini menjadi penjaga bagi aku dan dia. Biarlah ingatanku tentang dia yang makin samar-samar di dalam hatiku menjadi penguat hubungan aku dengan ya-Rabb. Aku yakin dengan rencana yang telah tertulis untukku. Aku yakin jika tertulis jodoh antara kami, sejauh mana aku dan dia berlari menjauh, kami akan dipertemukan jua di garisan takdir antara kami nanti.
Jarak ini menjaga aku dan dia
Kini aku semakin mengerti, 'JARAK' ini bukan untuk menghukumku. Tetapi 'JARAK' ini untuk menjaga aku dan dia. Dengan 'JARAK' ini aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi yang lebih baik. Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk memperbaiki cinta kepada Illahi.Dengan jarak ini aku dan dia berjanji untuk mencintai Pencipta kami lebih dari segalanya. Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk mendalami Islam hingga ke akar umbi. Dan Dengan JARAK ini jua aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti, aku dan dia akan lebih bersedia untuk melayari semua ini dengan jalan yang diredhai.
Terima kasih Ya Allah kerana memberi peluang kepadaku melalui jalan-Mu ini. Terima kasih kerana memberikan JARAK itu kepada aku dan dia.
"Ketahuilah hanya dengan mengingati Allah, hati akan menjadi tenang"
(Ar-Ra'd 13:28 )
Copy Of Artikel iluvislam.com
Jumat, 27 Januari 2012
Kenapa Wanita Terlihat Cantik ApabiLa Memakai JiLbab......??
Untuk para wanita ahli surga..... ^_^
"Kupersembahkan kepada seluruh wanita yang menginginkan kebaikan kepada dirinya."
1.Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab...DIA AKAN TUTUP AURAT
2. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA AKAN JAGA MARUAH PADA DIRI DIA
3. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA CANTIK
4. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN TUNJUKAN KECANTIKAN PADA ORANG LAIN
5. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA ANAK SOLEHAH
6. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA PATUH PERINTAH ORANG TUA DAN SAUDARI-SAUDARANYA
7. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA MENGHORMATI ORANG LAIN
8. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAKUT APABILA DIA TAK PAKAI JILBAB ORANG AKAN LIAT DIA CANTIK.DAN ADA NIAT YANG TAK BAIK TERHADAP DIRI DIA
9. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA INGIN JAUH DARI FITNAH
10. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN MENYUSAHKAN ORANG LAIN
11. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA AKAN DAPAT PAHALA
12. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA DAPAT MENGHINDARI MAKSIAT
13. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... SUPAYA DIA DAPAT MENJADI CONTOH PADA PEREMPUAN LAIN
14. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... SUPAYA LELAKI YANG BERIMAN SAJA YANG SUKA DIA
15. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA DENGAR SERUAN RASULULLAH
16. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DAPAT MENGURANGKAN NAFSU LELAKI
17. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... RAMBUT PEREMPUAN ADALAH MAHKOTABAGINYA.., JADI JANGAN SEWENANGNYA MENUNJUK KEPADA LELAKI..KERANA JIKA DITUNJUKKANNYA DIA AKAN TAK BERNILAI (low class)...(no offence hah..) KERANA MAHKOTA ANDA TELAH DILIHAT OLEH SEMUA LELAKI (kecuali keluarga)
18. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN RAMBUTNYA DITARIK, DIGANTUNG DENGAN BARA-BARA API DAN DIBAKAR DENGAN DASYAT DEKAT AKHIRAT KELAK.
"Kupersembahkan kepada seluruh wanita yang menginginkan kebaikan kepada dirinya."
1.Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab...DIA AKAN TUTUP AURAT
2. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA AKAN JAGA MARUAH PADA DIRI DIA
3. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA CANTIK
4. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN TUNJUKAN KECANTIKAN PADA ORANG LAIN
5. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA ANAK SOLEHAH
6. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA PATUH PERINTAH ORANG TUA DAN SAUDARI-SAUDARANYA
7. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA MENGHORMATI ORANG LAIN
8. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAKUT APABILA DIA TAK PAKAI JILBAB ORANG AKAN LIAT DIA CANTIK.DAN ADA NIAT YANG TAK BAIK TERHADAP DIRI DIA
9. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA INGIN JAUH DARI FITNAH
10. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN MENYUSAHKAN ORANG LAIN
11. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA AKAN DAPAT PAHALA
12. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA DAPAT MENGHINDARI MAKSIAT
13. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... SUPAYA DIA DAPAT MENJADI CONTOH PADA PEREMPUAN LAIN
14. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... SUPAYA LELAKI YANG BERIMAN SAJA YANG SUKA DIA
15. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA DENGAR SERUAN RASULULLAH
16. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DAPAT MENGURANGKAN NAFSU LELAKI
17. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... RAMBUT PEREMPUAN ADALAH MAHKOTABAGINYA.., JADI JANGAN SEWENANGNYA MENUNJUK KEPADA LELAKI..KERANA JIKA DITUNJUKKANNYA DIA AKAN TAK BERNILAI (low class)...(no offence hah..) KERANA MAHKOTA ANDA TELAH DILIHAT OLEH SEMUA LELAKI (kecuali keluarga)
18. Kenapa perempuan itu cantik kalau pakai jilbab???sebab... DIA TAK AKAN RAMBUTNYA DITARIK, DIGANTUNG DENGAN BARA-BARA API DAN DIBAKAR DENGAN DASYAT DEKAT AKHIRAT KELAK.
Senin, 14 November 2011
ON THE JOB TRAINING JOGJA ANTARA PERJUANGAN DAN LIBURAN
Mungkin ini pengalaman pertama bagiku pergi ke Jogja, yaaa…meskipun ga’ sendirian juga aku pergi kesana.
JOGJA…
Kota yang dari dulu menjadi tujuan pertamaku untuk melakukan On The Job Training, akhirnya kesampaian juga pergi kesana…heeheee
Bersama Nina Yulia Indriani dan Suci Prastika Dewi aku mulai perjalanan ku kesana 07 November 2011…
Tepat pukul 20.00 WIB kami dijemput travel, dan sekitar pukul 02.00 WIB kami tiba di Nganjuk untuk beristirahat. Sekitar pukul 06.00 WIB, kami tiba di kota tujuan. Ya…JOGJA,
Di jalan Parangtritis kami dijemput oleh saudara Suci, kemudian kami singgah sebentar dirumahnya untuk beristirahat, mandi dan sarapan. Pukul 10.00 dengan naik taksi kami langsung pergi untuk mencari Hotel disekitar jalan Malioboro, akhirnya kami mendapatkan hotel kelas melati “PURI HOTEL” di jalan Sastrokusuman Malioboro. Kami meletakkan semua barang –barang dan setelah itu kami bersiap memulai pejuangan yang selama ini kami tunggu, menyelesaikan surat ijin ke kantor Gubernur.
Awalnya kami pergi ke kentor Dinas Pariwisata Prov Yogyakarta, ditengah jalan kami sempat di wawancarai oleh wisatawan asal jepang yang menanyakan tentang sambal dan kerupuk. Hyhyhy….pengalaman yang seru,
Setelah tiba di kantor Dinas kami disuruh untuk pergi ke kantor Gubernur Jogja yang tempatnya tidak jauh dari situ. Akhirnya kami pergi kesana, di kantor Gubernur kami sempat kebingungan karena banyaknya gedung, tapi akhirnya kami bisa menemukannya. Disana kami mengurus semua surat, sempat terjadi kesalahan tapi untungnya pihak Biro Administrasi Pembangunan Prov DIY bisa memaklumi.
Akhirnya semua surat sudah selesai, sekitar pkl 12.00 kami makan siang, setelah itu kami melanjutkan perjuangan ke Kantor Dinas Pariwisata Prov DIY, surat ijin dari Gubernur kami serahkan dan hasilnya…
ALHAMDULULLAH … kami diterima job training disana.
Senang, lega, bangga semua campur menjadi satu.. setelah itu kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Malam harinya kami jalan – jalan di Malioboro, dan kami memutuskan makan malam dengan makan gudeg.
Hari ke-2 di Jogja kami memutuskan untuk mencari tempat kost disekitar Malioboro, tapi sayangnya kami tidak bisa mendapatkan tempat kost. Akhirnya kami memutuskan untuk sarapan pagi denga sup ayam. Hmmmmm…eeenaaakkk, setelah itu kami menghabiskan waktu untuk belanja di pasar Beringharjo, yaa…meskipun yang borong baju Cuma Suci aja tapi aku dan Nina ikut senang juga. Belanja sampai siang, beli oleh – oleh Bakpi Pathok, foto “ di Malioboro sampai akhirnya kami kehujanan dan kami memutuskan untuk kembali ke hotel.
Malam harinya kami memutuskan untuk makan malam dengan nasi kucing, terpaksa berhemat deeeehhh… T_T
Hari ke-3 kami menghabiskan waktu untuk mencari tempat kost lagi. Belum sempat sarapan tapi udah jalan jauh banget. Sebelum cari tempat kost kami pegi ke kantor Walikota untuk menyerahkan surat ijin Job Training kami. Setelah itu kami melanjutkan dengan naik bis trans Jogja.. Brrrr….adeeeemmmm.. muter –muter lama banget akhirnya kami dapat tempat kost. Tapi kok ga sesuai ya… terpaksa ngasih uang muka dulu deeehhh….. pulang dari cari tempat kost kami langsung ke kantor Dinas Pariwisata untuk berpamitan, karena tanggal 10 November 2011 adalah hari terakhir kami di Jogja.. :’(
Sebelum pulang sorenya kami menyempatkan diri pergi ke Benteng untuk sekedar jalan – jalan dan foto”, setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami untuk memebeli oleh” bakpia dan Gudeg buat bapak dirumah… sekitar pukul 20.30 kami di jemput travel,, sooo sadddd…. Ga’ bisa ngumpul sama tetangga di hotel lagi, dan sekitar pukul 06.00 kami tiba di Malang… Welcome to my Home,, udah kangen sama bapak ibu….
Thank to semua teman” D3 Pariwisata Brawijaya yang sudah membantu Lia, buat KANDA yang sudah membantu DINDA untuk buat proposal ke Gudernur DIY, ketua program jurusan Pariwisata, semua staf dan karyawan Vokasi yang sudah bantu untuk buat surat ijin ke semua Instansi Pemerintah, BAKESBANGPOL / BAKESBANGLINMAS MALANG yang sudah membantu untuk membuat surat ijin ke kantor Gubernur DIY dan Dinas Pariwisata, Ka Dinas Pariwisata Prov DIY, Bag Biro Administrasi Pembangunan Prov DIY cq Gubernur Jogja, Walikota Jogjakarta cq Dinas Perijinan. Dan semua pihak baik pemerintah maupun swasta yang sudah membantu agar Lia DKK bisa diterima Job Training Di Jogja khususnya Dinas Pariwisata….
Besar harapan semoga Job Training yang aku laksanakan tahun depan 25 Januari – 06 April 2012 bisa berjalan lancer dan bermanfaat buat aku dan teman”ku… ^_^
JOGJA…
Kota yang dari dulu menjadi tujuan pertamaku untuk melakukan On The Job Training, akhirnya kesampaian juga pergi kesana…heeheee
Bersama Nina Yulia Indriani dan Suci Prastika Dewi aku mulai perjalanan ku kesana 07 November 2011…
Tepat pukul 20.00 WIB kami dijemput travel, dan sekitar pukul 02.00 WIB kami tiba di Nganjuk untuk beristirahat. Sekitar pukul 06.00 WIB, kami tiba di kota tujuan. Ya…JOGJA,
Di jalan Parangtritis kami dijemput oleh saudara Suci, kemudian kami singgah sebentar dirumahnya untuk beristirahat, mandi dan sarapan. Pukul 10.00 dengan naik taksi kami langsung pergi untuk mencari Hotel disekitar jalan Malioboro, akhirnya kami mendapatkan hotel kelas melati “PURI HOTEL” di jalan Sastrokusuman Malioboro. Kami meletakkan semua barang –barang dan setelah itu kami bersiap memulai pejuangan yang selama ini kami tunggu, menyelesaikan surat ijin ke kantor Gubernur.
Awalnya kami pergi ke kentor Dinas Pariwisata Prov Yogyakarta, ditengah jalan kami sempat di wawancarai oleh wisatawan asal jepang yang menanyakan tentang sambal dan kerupuk. Hyhyhy….pengalaman yang seru,
Setelah tiba di kantor Dinas kami disuruh untuk pergi ke kantor Gubernur Jogja yang tempatnya tidak jauh dari situ. Akhirnya kami pergi kesana, di kantor Gubernur kami sempat kebingungan karena banyaknya gedung, tapi akhirnya kami bisa menemukannya. Disana kami mengurus semua surat, sempat terjadi kesalahan tapi untungnya pihak Biro Administrasi Pembangunan Prov DIY bisa memaklumi.
Akhirnya semua surat sudah selesai, sekitar pkl 12.00 kami makan siang, setelah itu kami melanjutkan perjuangan ke Kantor Dinas Pariwisata Prov DIY, surat ijin dari Gubernur kami serahkan dan hasilnya…
ALHAMDULULLAH … kami diterima job training disana.
Senang, lega, bangga semua campur menjadi satu.. setelah itu kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Malam harinya kami jalan – jalan di Malioboro, dan kami memutuskan makan malam dengan makan gudeg.
Hari ke-2 di Jogja kami memutuskan untuk mencari tempat kost disekitar Malioboro, tapi sayangnya kami tidak bisa mendapatkan tempat kost. Akhirnya kami memutuskan untuk sarapan pagi denga sup ayam. Hmmmmm…eeenaaakkk, setelah itu kami menghabiskan waktu untuk belanja di pasar Beringharjo, yaa…meskipun yang borong baju Cuma Suci aja tapi aku dan Nina ikut senang juga. Belanja sampai siang, beli oleh – oleh Bakpi Pathok, foto “ di Malioboro sampai akhirnya kami kehujanan dan kami memutuskan untuk kembali ke hotel.
Malam harinya kami memutuskan untuk makan malam dengan nasi kucing, terpaksa berhemat deeeehhh… T_T
Hari ke-3 kami menghabiskan waktu untuk mencari tempat kost lagi. Belum sempat sarapan tapi udah jalan jauh banget. Sebelum cari tempat kost kami pegi ke kantor Walikota untuk menyerahkan surat ijin Job Training kami. Setelah itu kami melanjutkan dengan naik bis trans Jogja.. Brrrr….adeeeemmmm.. muter –muter lama banget akhirnya kami dapat tempat kost. Tapi kok ga sesuai ya… terpaksa ngasih uang muka dulu deeehhh….. pulang dari cari tempat kost kami langsung ke kantor Dinas Pariwisata untuk berpamitan, karena tanggal 10 November 2011 adalah hari terakhir kami di Jogja.. :’(
Sebelum pulang sorenya kami menyempatkan diri pergi ke Benteng untuk sekedar jalan – jalan dan foto”, setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami untuk memebeli oleh” bakpia dan Gudeg buat bapak dirumah… sekitar pukul 20.30 kami di jemput travel,, sooo sadddd…. Ga’ bisa ngumpul sama tetangga di hotel lagi, dan sekitar pukul 06.00 kami tiba di Malang… Welcome to my Home,, udah kangen sama bapak ibu….
Thank to semua teman” D3 Pariwisata Brawijaya yang sudah membantu Lia, buat KANDA yang sudah membantu DINDA untuk buat proposal ke Gudernur DIY, ketua program jurusan Pariwisata, semua staf dan karyawan Vokasi yang sudah bantu untuk buat surat ijin ke semua Instansi Pemerintah, BAKESBANGPOL / BAKESBANGLINMAS MALANG yang sudah membantu untuk membuat surat ijin ke kantor Gubernur DIY dan Dinas Pariwisata, Ka Dinas Pariwisata Prov DIY, Bag Biro Administrasi Pembangunan Prov DIY cq Gubernur Jogja, Walikota Jogjakarta cq Dinas Perijinan. Dan semua pihak baik pemerintah maupun swasta yang sudah membantu agar Lia DKK bisa diterima Job Training Di Jogja khususnya Dinas Pariwisata….
Besar harapan semoga Job Training yang aku laksanakan tahun depan 25 Januari – 06 April 2012 bisa berjalan lancer dan bermanfaat buat aku dan teman”ku… ^_^
Rabu, 26 Oktober 2011
Aku dan Sahabatku ^_^
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Puisi Untuk Ayah dan Ibu
Untukmu Ayah Untukmu Ibu
Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku…
Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu…
Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku…
Walau ku sering mendurhakaimu…
kau tak pernah berhenti memberi semua itu…
Kau pun tak pernah sedikitpun meminta balasan dariku…
Karena ku tau… kau lakukan semua itu…
Hanya untuk membuatku bahagia…
Kau cahaya hidupku…
kau pelita dalam setiap langkahku…
Maafkan…bila aku belum bisa membalas semua kebaikan yang telah kau berikan untukku…
Tetapi Aku berjanji… aku akan selalu berusaha dan berdo’a semampuku… untuk kebahagiaanmu di masa tua mu nanti…
Agar kau selalu tersenyum… walaupun apa yang ku beri… tidak sebesar apa yang ku terima selama ini…
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




























